Minggu, 08 April 2012

TEAM BUILDING & MOTIVASI KELAS VI SDIT RAUDHATUL JANNAH

(Lembah Bukit Hijau, Mancak)
Sabtu, 7 April 2012 kemarin SDIT Raudhatul Jannah mengadakan acara Team building yang di lanjutkan dengan motivasi untuk kelas VI. Tujuan acara ini selain memupuk rasa kebersamaan yang kuat, kerjasama tim, melatih keberanian, juga memotivasi siswa agar lebih semangat dalam belajar, terutama menghadapi Ujian Nasional Sekolah Dasar (UNSD) pada 7-9 Mei nanti.
Walaupun pada saat keberangkatan diiringi gerimis sepanjang jalan, namun tidak mengurangi semangat para siswa maupun guru yang mengikuti acara tersebut.
Kegiatan yang bertempat di Lembah Bukit Hijau, Anyer ini di-koordinatori oleh bapak Ismael, S.Th.i dibantu oleh dewan guru SDIT Raudhatul Jannah. Pada awalnya suasana terasa belum “panas”, namun dengan “pemanasan” permainan dari pak Deni, kobaran semangat dari bapak kepala sekolah (Pak Pamuji,S.Pd.) suasana pun terasa lebih panas dan siap untuk dilanjutkan Outbond (kata orang2…he3x)
File0031
Kegiatan Team Building ini tidaklah berbeda dengan kegiatan outbond lainnya, hanya saja selain mengutamakan kerjasama, keberanian, percaya diri, para siswa, dan refreshing bagi para siswa, juga ditambahkan dengan motivasi yang diberikan oleh guru-guru mereka di kelas 1, 2, dan 3. Mereka adalah ibu Titi Ikhtiari, ibu Nunung Solihat, dan ibu Tuti Alawiyah. Tujuan dari menghadirkan guru-guru kelas 1-3 tesebut agar siswa kelas 6 tergugah hati mereka, bahwa bukan guru kelas 6 saja yang peduli pada mereka tapi semua dewan guru yang ada.
Dengan jumlah siswa yang dibagi menjadi 12 regu putra dan putri, dibentuk 9 pos yang telah ditentukan. Namun tidak semua memulai dari pos 1, tetapi disebar agar tidak terjadi penumpukan di salah satu pos. Ada yang memulai dari pos 4, 5, 6, 7, 8, atau 9. Kesembilan pos tersebut yaitu:
pos 1-Mencari mutiara dalam lumpur. Siswa mencari kelereng yang disebar didalam kolam lumpur sedalam 20cm berlomba dengan regu lain, bekerjasama dengan anggota kelompoknya. Game ini melatih konsentrasi dan kesabaran peserta
pos 2-Menaiki bukit. Selesai dari pos satu, semua siswa diharuskan melewati bukit yang cukup tinggi (untuk ukuran anak2…), dan tetap berkelompok. tidak boleh meninggalkan temannya kalau memang ada yang kurang/ tidak kuat. intinya mereka saling membantu, seperti halnya dipos 1.
pos 3-Jembatan Gantung. Hanya sekedar lewat saja seperti pos 2, namun diluar dugaan ternyata banyak siswa yang keseulitan berjalan di pos 3 ini. Jadinya pos 3 ini pun terasa menantang dan lucu bagi yang melihat.
pos 4-Spider Web. Saya pikir game ini sudah umum dilakukan, dimana peserta harus melewati “sarang laba-laba” yang terbuat dari tali plastik dengan peraturan yang “dibuat susah”!. Satu lubang untuk satu orang! Disini aspek kerjasama dan pengambilan keputusan yan tepat sangatlah diperlukan, karena bila salah strategi maka orang terakhir akan kesulitan melewati lubang yang tersisa.
pos 5-Climbing Web. Nah, ini baru menantang! kalo flying fox sih dah biasa, disemua tempat outbond pasti ada, iya ngga?! pos ini luar biasa bikin gemeteran silahkan coba deh. Tinggi kira2 4 meter, tempat di atas bukit, semua terasa pendek kalo ada diatas climbing web ini. Tapi kalau menyempatkan melihat ke sekitar…. Subhanallah… indah banget! check this out!…
pos 6- Kaki Berantai. Nah ini game yang paling sulit menurut para siswa, karena harus berjalan bersama dengan rekan se-tim dalam keadaan kaki saling terikat. Kaki kiri kita diikat dengan kaki kanan teman sebelah kiri kita, sementara kaki kanan diikat dengan kaki kiri dengan teman disebelah kanan kita. Karena tidak faham tujuan dari game ini, akhirnya ada juga yang merayap bareng-bareng agar sampai ke finish… “what ever-lah, yang penting maju bareng..!”begitu kira-kira kata anak-anak.
pos 7-Mancing Bola di Air. Sebetulnya nukan mancing sih… tapi mengambil bola yang disebarkan di air. Kalau game ini lebih seru karena rebutan dengan kelompok lain berlomba mengambil bola sebanyak mungkin.
File0084
pos 8-Jembatan Perahu. Dengan tiga buah ban dalam yang menjadi pelampung, peserta harus menyembrang menggunakan ban tersebut sebagai jembatan, mirip dengan game kapal pecah. Dimana alat/ benda yang digunakan untuk maju harus estafet dan terbatas, hanya saja game ini di air betulan bukan di darat.
pos 9-Pipa bocor. Siswa harus mengisi pipa “paralon” berdiameter 18cm dengan air sampai bola pingpong yang ada di dalamnya keluar dari pipa. Yang menyulitkan adalah lubang-lubang yang dibuat agak banyak, yang harus ditutup menggunakan jari-jari tangan siswa agar bisa dengan cepat terisi penuh dengan air dan bola dapat keluar dari pipa.
File0119File0123

Pada pukul 11.00 kegiatan team building/ outbond berakhir. Semua siswa berkumpul di kolam untuk permainan yang cukup seru, yaitu “duel” diatas sebatang bambu. Suasana terasa meriah, heboh, penuh tawa dan canda. sejenak mereka lupa akan pelajaran, lupa pada UN, maupun hal lain yang berhubungan dengan sekolah. Sesuai dengan tujuan dari kegiatan ini mereka refreshing, bergembira bersama.
Setelah mandi, sholat Dzuhur berjama’ah, lalu makan siang. Acara  selanjutnya adalah motivasi yang dipandu oleh tiga orang Ibu guru. Diawali prolog dari pak Mulya, dengan tayangan video yang sudah disiapkan. Para siswa mulai terfokus pada acara, setelah sejenak beristirahat dan menikmati pemandangan sekitar.
Motivasi ini cukup “membakar” semangat para siswa dengan beberapa tayangan video/ film motivasi dan narasi dari Bu Tuti, bu Nunung, terakhir dari bu Titi guru senior di Raudhatul Jannah. Beliau berpesan pada para siswa, “Ada rumus yang boleh diingat dalam menghadapi UN nanti, H H N = Hadapi  Hanyati  dan Nikmati.
Allah akan memotivasi 2x, agar selalu optimis.
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Alam Nasyrah, ayat 5-6)
1 kesulitan …. 2 kemudahan….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar